Kesalahan pertama adalah memulai usaha dengan membanting harga. Salahkah? Dimana salahnya? Saya kan belum punya pelanggan. Bagaimana saya punya pelanggan jika harga saya tidak bersaing? Toh nanti saya bisa menaikan harga jika pelanggan saya sudah banyak. Ini kan promosi… itulah pikiran kebanyakan orang dalam memulai usaha.
Jadi Salahnya dimana dong? Permasalahan yang sulit memang. Ibarat pertanyaan telur dan ayam, telur dulu atau ayam dulu? Penjualan dulu meningkat atau membangun infrastruktur dulu. Terlebih untuk masuk dalam suatu bisnis yang persaingannya sudah ketat.
Ada orang bilang, lebih baik menjadi yang pertama daripada yang terbaik. Artinya lebih enak menjadi pioner daripada pengekor. Telkomsel, Indosat (dulu Satelindo), XL mereka masuk dalam bisnis telekomunikasi berbasis jaringan gsm angkatan awal sehingga bisa lebih leluasa untuk tumbuh… belum tentu mereka adalah yang terbaik.
Ada dua strategi dalam berbisnis…Low Cost Strategy dan Complete Custumer Solution Strategy. Mana yang akan Anda pilih?
Kesalahan kedua adalah memulai usaha dengan memberi hutang. Penjualan saya ga naik-naik… saya kasih hutang agar penjualan bisa meningkat toh nanti kalo dah penjualan saya bagus saya ga akan kasih hutang lagi… beres kan? Ini strategi jitu lho… kok dibilang salah sih?
Salahnya dimana?
Kesalahan ketiga adalah memulai usaha dengan modal pinjaman. Terus gimana dong kalo ga gitu kita ga akan pernah bisa punya usaha? Kita kan harus punya keberanian, kalo ga gitu kita ga pernah bisa maju…Bener ga? Katanya kita harus berani, dikit nekat gapapa
Mari kita bahas, Anda boleh tidak setuju dengan apa yang akan saya sampaikan silahkan tinggalkan komentar tentang pandangan Anda. Anggap saja ini diskusi
Membangun usaha jika ingin besar perlu suatu konsep yang matang dan tepat!
Kesalahan yang paling fatal dari point 1 dan 2 adalah Anda telah memilih segmen pasar yang buruk! Mereka menjadi pelanggan Anda karena harga yang murah dan dikasih ngutang. Bisa jadi mereka akan dengan mudah berpindah jika ada tawaran yang lebih baik dari Anda. Dengan memberi hutang maka permasalahan internal Anda akan menjadi repot terlebih dengan banyaknya tunggakan. Anda akan selalu bekerja (direpotkan) untuk urusan kemarin (siapa yang belum bayar), bukan untuk menyusun masa depan. Energi Anda akan terkuras dan usaha Anda tidak akan bisa besar!
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda ngotot ingin bersaing di harga atau memilih Low Cost Strategy…
Apa tips-tips yang harus diperhatikan pada saat memulai usaha…
Bahas yuk… Salam Dahsyat
ditunggu kelanjutannya pak….
salam kenal
Salam kenal kembali, terima kasih telah berkunjung
wah kayaknya ini hasil diskusi semalam… keren..di lanjut kang… ngga sabar nunggu tulisan berikutnya…